SMK Negeri 1 Tapin Selatan Buka Pelaksanaan IHT Hari Pertama Program SMK PK Skema Pemadanan 2023
Vera Arviska | 22 Maret 2023 | Dibaca 104 kali | DINAS PENDIDIKAN

TAPIN SELATAN – SMK Negeri 1 Tapin Selatan secara resmi membuka rangkaian kegiatan In House Training (IHT) Hari Pertama dalam rangka pelaksanaan Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) Skema Pemadanan Tahun 2023. Acara yang digelar di ruang pertemuan utama sekolah ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kesiapan para pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh pejabat dinas pendidikan, jajaran manajemen sekolah, narasumber ahli, serta seluruh tenaga pendidik SMKN 1 Tapin Selatan. Kehadiran para pimpinan dan pemateri penting ini menegaskan komitmen penuh lembaga dalam mendorong transformasi kualitas pendidikan kejuruan di daerah tersebut.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama oleh seluruh peserta. Suasana khidmat dan penuh rasa nasionalisme menyelimuti ruangan, menjadi pembuka semangat bagi para guru dalam mengikuti rangkaian pelatihan.

Dalam laporannya, Kepala SMK Negeri 1 Tapin Selatan, Ernawati, S.Pi., M.MA, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran para tamu undangan dan pemateri. Beliau mengapresiasi keikutsertaan seluruh dewan guru, baik yang berstatus PNS, honorer provinsi, maupun honorer daerah yang hadir memenuhi ruangan.

Ernawati mengungkapkan bahwa tujuan utama pelaksanaan IHT ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pendidik dalam menerapkan filosofi Pembelajaran Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Selain itu, pelatihan ini juga dirancang untuk memperkuat ekosistem pendidikan di SMKN 1 Tapin Selatan agar berfokus pada visi dan misi sekolah.

Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Samsuri, M.A. Dalam arahannya, Samsuri menekankan bahwa kurikulum merupakan acuan utama dalam pelaksanaan pembelajaran yang wajib dipahami oleh setiap guru.

Samsuri menjelaskan bahwa perubahan kurikulum merupakan hal yang wajar dan sangat dinamis, terutama pada satuan pendidikan vokasi seperti SMK. Pendidikan kejuruan dituntut untuk bergerak lebih cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Lebih lanjut, Kabid Pembinaan SMK mengingatkan bahwa seorang guru yang baik harus selalu memperbarui ilmu pengetahuan serta tidak anti terhadap perubahan. Pendidik juga dituntut untuk mampu berkolaborasi dengan orang lain, sebab keberhasilan dalam mendidik siswa berawal dari kerja sama yang solid antar pendidik.

Setelah sesi pembukaan dan pengarahan dinas, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh narasumber ahli, Dr. Dra. M. Indarsi, M.Pd. Dari lembaga pelatihan. Pemateri membuka sesinya dengan memperkenalkan konsep Neuro-Linguistic Programming (NLP) dalam dunia pendidikan.

Narasumber menjelaskan bagaimana cara memahami dan mengondisikan sistem saraf serta pola pikir manusia untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pendekatan ini dinilai sangat relevan bagi pendidik dalam mengelola emosi dan mentalitas di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.

Materi berlanjut pada pembahasan mengenai dampak perubahan situasi global pascapandemi COVID-19 yang mempercepat transformasi metode pembelajaran. Narasumber menegaskan bahwa perubahan kurikulum merupakan keniscayaan yang harus disikapi secara positif dan adaptif oleh seluruh tenaga pendidik.

Guna mencairkan suasana dan membangun keakraban, pemateri mengajak seluruh peserta IHT untuk berpartisipasi dalam sesi refleksi diri dan ice breaking. Para guru diminta untuk memperkenalkan diri serta mengaitkan inisial nama mereka dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Salah satu peserta guru, Markiah, membagikan hasil refleksinya dengan mengaitkan inisial namanya pada konsep kemandirian. Sesi interaktif ini disambut gelak tawa dan antusiasme dari seluruh peserta, menciptakan suasana pelatihan yang hangat namun tetap berbobot.

Para guru juga diajak berdiskusi mengenai kekuatan dan tantangan pribadi dalam mengajar, seperti pentingnya sikap saling memaafkan dan keterbukaan antar sesama rekan sejawat. Refleksi ini bertujuan membentuk mental pendidik yang tangguh dan bijaksana dalam mendampingi para siswa.

Memasuki agenda inti berikutnya, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk mendiskusikan implementasi Kurikulum Merdeka secara praktis. Diskusi kelompok ini berfokus pada bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan murid.

Perwakilan dari kelompok dua memaparkan hasil diskusinya mengenai fleksibilitas yang diberikan Kurikulum Merdeka kepada guru. Fleksibilitas ini memungkinkan para pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang berpusat dan berpihak sepenuhnya pada murid.

Dalam sesi tanggapan, peserta menegaskan bahwa pembelajaran yang berpihak pada murid memerlukan pemahaman mendalam atas karakter, minat, bakat, serta potensi masing-masing siswa. Konsep ini menjadi fondasi utama dalam merancang modul ajar yang efektif.

Peserta diskusi juga menyoroti perubahan paradigma mengajar, di mana guru tidak boleh lagi menggunakan pola kekerasan atau ancaman dalam mendidik. Sebaliknya, proses pembelajaran di kelas harus dijalankan dengan suasana yang menggembirakan dan memotivasi peserta didik.

Penerapan pembelajaran terdiferensiasi turut menjadi topik penting yang dibahas oleh para peserta dan pemateri. Melalui perangkat pembelajaran yang terdiferensiasi, guru dapat mengakomodasi berbagai tingkat kemampuan siswa secara adil dan proporsional.

Rangkaian kegiatan IHT Hari Pertama ini ditutup dengan kesimpulan hasil diskusi kelompok dan sesi foto bersama. Seluruh dokumentasi kegiatan dikawal secara intensif oleh Tim Humas SMKN 1 Tapin Selatan sebagai bentuk transparansi dan publikasi agenda sekolah.

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin