Sejarah Sekolah

Di Jalan KH. Mahyuddin, desa Harapan Masa, Kec. Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, pada tahun 1981 berdirilah sebuah sekolah berbasiskan pertanian yang digagas oleh Bapak Moh. Djakfar, BA, bapak H. Fahruddin Aini dan Bapak Moh. Shaleh. Sekolah tersebut diberi nama “Sekolah Menengah Pertanian Wiraswasta” yang berada dibawah naungan Yayasan Wiyatamandala Rantau.
Sekolah ini didirikan untuk menjawab tantangan di bidang pertanian, khususnya di Kalimantan Selatan serta menyediakan tenaga kerja di bidang pertanian. Agar proses belajar mengajar berjalan lancar, maka SMT Pertanian Wiraswasta berafiliasi atau menginduk dengan SMT Pertanian Sragen. Oleh karena itu Jalan yang menuju SMKN 1 Tapin Selatan diberilah nama Jalan Sragen untuk mengabadikan sejarah berdirinya SMTP. Sejak saat berdirinya banyaklah siswa berbondong-bondong masuk ke sekolah tersebut dari penjuru Kalimantan Selatan, maklum karena saat itu sekolah ini adalah sekolah pertanian satu-satunya yang berada di Kalimantan Selatan di bahwah naungan Mendikbud.
Pada tanggal 28 Desember 1986 mendapatkan SK dari Mendikbud sebagai Sekolah Menengah Pertanian Negeri Rantau yang dikenal dengan nama SMTP. Walaupun SK sudah ditangan tetapi proses belajar mengajar masih mengacu pada sekolah swasta. Pada tanggal 5 September 1987 SMT Pertanian Negeri Rantau secara operasional sudah melaksanakan manajemen sekolah negeri yang saat itu dipimpin oleh bapak Drs. M. Noor Jaki dan sejak saat itu bantuan dari pemerintah pusat mulai ada yaitu dengan direalisasikan pembangunan gedung baru di desa Sawang. Tahun 1989 SMTP menempati lokasi barunya di desa Sawang, Kec. Tapin Selatan dengan menempati luas lahan 56 Ha. Sejak itu pula sekolah dipimpin oleh bapak kepala sekolah Drs. Soemidjan, B.Sc. Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 41007/A.A5/OT/1997 tanggal 3 April 1997 perihal tindak Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 034.035 dan 036/O/1997 tentang perubahan nomenklatur. Perubahan nomenklatur sekolah dari SMT Pertanian Negeri rabtau menjadi SMK Negeri 1 Tapin Selatan hingga sekarang ini.
Tahun demi tahun, SMKN 1 Tapin Selatan mengalami pasang surut dalam proses penerimaan dan pelaksanaan belajar mengajar. Namun kurang lebih 10.000 alumni sudah dilahirkan dari SMKN 1 Tapin Selatan. Gemblengan tangan-tangan terampil dan tangan dingin dari Bapak dan Ibu Guru sehingga putra-putri lulusan SMKN 1 Tapin Selatan dapat berkiprah dalam pembenagunan kabupaten tapin khususnya dan Kalmantan Selatan pada umumnya.
Pergantian kepala sekolah juga demikian ikut mewarnai perjalana SMKN 1 Tapin Selatan, dumulai:
  • Bapak Moh Djakfar, BA -> Kepala Sekolah Swasta (1981-1986)
  • Bapak Drs. M. Noor Jaki -> 1987 – 1991
  • Bapak Drs. Soemidjan, B.Sc -> tahun 1991 – 2000
  • Bapak ir. Syahdani Aphasa -> tahun 200 – 2003
  • Bapak Syamsuardi, S.Pd -> tahun 2003 – 2005
  • Bapak Drs. Dupen Limbong tahun 2005 – 2006
  • Bapak Drs. M. Syafe’i -> tahun 2006 – 2013
  • Bapak M. Yusuf Wahyudi, S.Pt, M.MA -> tahun 2013 – 2014
  • Bapak Bambang Wicahyono, S.Pt, MMA -> tahun 2015 – sekarang
“Datang untuk Terampil dan Pulang untuk Berhasil” merupakan motto yang selalu kita dengung-dengungkan dan semoga dapat terlaksana, sehingga sekolah kita dapat menjadi sekolah “terbaik (be the best)” yang menjadi acuan bagi masyarakat Tapin.
Shares